KKP Gelar Aksi Bersih Pantai dan Tanam 100 Cemara Laut di Bantul

SAMUDERANESIA.CO.ID – Aksi bersih pantai KKP melalui gerakan Laut Sehat Bebas Sampah (Laut SEBASAH) berlangsung di Pantai Baru Pandansimo, Bantul, pada 22 Oktober 2026. Kegiatan ini mencakup deklarasi bersama dan penanaman 100 bibit cemara laut. Peserta juga mengumpulkan dan memilah sampah untuk mendukung perlindungan pesisir.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya kolaborasi untuk menjaga kesehatan laut. Menurutnya, laut merupakan sumber pangan dan penghidupan masyarakat.

“Laut merupakan sumber pangan dan penghidupan masyarakat. Karena itu, menjaga kesehatan laut adalah tanggung jawab kita bersama. Untuk itu kami mendorong kita semua untuk bijaksana dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya, dan gerakan ini butuh kolaborasi lintas sektor,” ujar Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Sekitar 250 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari pemerintah pusat dan daerah, TNI/Polri, nelayan, pelaku usaha, masyarakat pesisir, mitra lingkungan, pengelola sampah, dan pelajar.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Koswara menjelaskan tantangan sampah plastik dalam menjaga kesehatan laut. Sampah dapat terbawa aliran sungai hingga ke kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. Aktivitas di pelabuhan dan laut juga dapat menjadi sumber sampah.

Koswara mendorong penanganan sampah secara terpadu dari hulu hingga hilir. Upaya tersebut mencakup pencegahan, pemilahan, pengumpulan, dan pengolahan sampah. Pengelolaan itu perlu menerapkan prinsip ekonomi sirkular.

“Inilah pentingnya kita terus mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memilah sampah sejak dari rumah agar sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dikelola serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Agus Budiraharja mewakili Bupati Bantul dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi KKP yang memilih Pantai Baru Pandansimo sebagai lokasi deklarasi Laut SEBASAH dan aksi bersih pantai.

Agus berharap masyarakat menjaga kebersihan pantai secara konsisten. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu berlanjut di luar kegiatan resmi.

Ia juga menilai kelestarian pesisir penting untuk menjaga daya tarik wisata. Kondisi pesisir yang terjaga turut mendukung kegiatan ekonomi nelayan dan pelaku usaha setempat.

“Tugas kita bersama adalah menjaga dan melestarikan laut agar potensi di dalamnya terus memberikan manfaat bagi kehidupan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

KKP memilih Pantai Baru Pandansimo karena kawasan ini menjadi bagian dari Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kawasan tersebut juga menjadi ruang aktivitas nelayan, masyarakat pesisir, dan pelaku usaha wisata.

Panitia mengawali kegiatan dengan deklarasi Laut SEBASAH dan penandatanganan komitmen bersama. Setelah itu, peserta mengumpulkan dan memilah sampah. Mereka juga menimbang, mendata, dan mengangkut sampah untuk penanganan lebih lanjut.

Selain membersihkan pantai, peserta menanam 100 bibit cemara laut. Penanaman ini bertujuan mendukung perlindungan kawasan pesisir.(che)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *